GKKR (Gerakan Kebangunan Kristen Reformed) dimulai oleh Muriwali Yanto Matalu beberapa bulan sebelum menyelesaikan program sarjana teologi di STT SALEM Malang, tepatnya pada tanggal 6 Maret 2006. Gerakan ini adalah satu gerakan kebangunan teologi sistematika dan apologetika Reformed yang dikombinasikan dengan penginjilan, kebangunan rohani, dan mandat budaya. GKKR adalah yayasan berbadan hukum dan terdaftar di Kemenkumham. VISI & MISI Kami melihat bahwa kondisi Kekristenan saat ini baik di dalam iman sejati, pengetahuan akan kebenaran firman, maupun kehidupan moralnya, sungguh sangat menurun. Teologi Liberal masih bercokol di dalam gereja-gereja tertentu dan penekanan pada emosi secara ekstrim di dalam Gerakan Kharismatik menghasilkan kekacauan doktrin sehingga melemahkan iman Kristen yang sejati. Bangkitnya Gerakan Zaman Baru ( New Age Movement ) yang bersifat panteis, yakni percaya bahwa segala sesuatu adalah allah, dan filsafat postmodern yang memaksa kemutlakan ke...
Laga Feri Y. Pak Pdt, saya mau bertanya, Katolik dengan bangganya berkata kami sejak dahulu tetap satu tidak seperti Protestan yang terpecah-pecah dengan berbagai macam denominasi, upah dari suatu pembangkangan. Bagaimana menyingkapi hal ini? MYM: Kesatuan gereja itu bukan kesatuan organisasi dengan satu pemimpin tunggal seperti Paus. Kesatuan gereja itu haruslah kesatuan iman yang didasarkan pada Kitab Suci yang sama, kesatuan ajaran/doktrin, dan kesatuan di dalam kehidupan moral yang baik. Katolik Roma sendiri walaupun kelihatan satu organisasi tetapi gado-gado pandangan teologi dan etikanya. Ada yang liberal seperti Paus Fransiskus, bahkan ada yang mendukung LGBTQ seperti Rm. James Martin, SJ. dari Ordo Jesuit Amerika, namun ada juga yang konservatif dan memiliki pemahaman teologi yang dekat dengan Protestan Reformed seperti Paus Leo XIV. Kemudian ada juga yang menjadi pemimpin Gerakan Kharismatik seperti Cardinal Léon-Joseph Suenens (untuk anda ketahui, sebagia...